ISWC (International Standard Musical Work Code)
Memahami ISWC, kode identifikasi untuk karya musik (komposisi), dan perbedaannya dengan ISRC.
Apa Itu ISWC?
ISWC (International Standard Musical Work Code) adalah kode unik yang mengidentifikasi sebuah karya musik (musical work) — yaitu komposisi lagu termasuk melodi dan lirik. Berbeda dari ISRC yang mengidentifikasi rekaman, ISWC mengidentifikasi karya tulis/komposisi di balik rekaman tersebut.
Perbedaan ISWC vs ISRC
| ISWC | ISRC | |
|---|---|---|
| Mengidentifikasi | Karya musik (komposisi + lirik) | Rekaman suara spesifik |
| Contoh | Lagu “Bohemian Rhapsody” sebagai komposisi | Rekaman original 1975 oleh Queen |
| Satu karya, banyak rekaman | 1 ISWC | Bisa punya banyak ISRC (cover, remix, live) |
| Dikelola oleh | CISAC / CMO | IFPI / Distributor |
Struktur Kode ISWC
Format: T-000.000.000-C
- T — Prefix tetap (untuk “musical work”)
- 000.000.000 — 9 digit ID unik
- C — Check digit
Contoh: T-034.524.680-1
Mengapa ISWC Penting?
- Publishing royalties — ISWC memastikan penulis lagu mendapat royalti saat komposisi mereka digunakan, terlepas siapa yang merekamnya.
- Cover versions — Saat artis lain meng-cover lagu Anda, ISWC menghubungkan cover tersebut ke komposisi asli.
- Sync licensing — Saat musik digunakan di film/iklan, ISWC mengidentifikasi karya mana yang dilisensikan.
- Transparansi global — Memudahkan CMO di berbagai negara untuk saling bertukar data royalti.
Cara Mendapatkan ISWC
ISWC biasanya diberikan oleh CMO (Collective Management Organization) di negara Anda saat Anda mendaftarkan karya musik. Di Indonesia, lembaga terkait adalah WAMI atau LMK yang relevan.
Proses:
- Daftar sebagai anggota CMO/publisher
- Registrasikan karya musik Anda (judul, penulis, share split)
- CMO akan mengajukan ISWC melalui database global
Tips
- Setiap lagu yang Anda tulis idealnya memiliki ISWC
- Jika Anda songwriter sekaligus performer, Anda perlu ISWC (untuk komposisi) DAN ISRC (untuk rekaman)
- Dokumentasikan split ownership sebelum mendaftarkan ISWC